Bagian-bagian Registry

on Selasa, 11 Mei 2010

Pada Windows XP, registry dibagi dalam 6 bagian. Berbeda dengan Windows versi sebelumnya (WindowsNT/2000) yang hanya terbagi atas 5 bagian. Bagian-bagian ini selalu dimulai dengan nama HKEY_(root keys) atau kunci dasar dan kunci tingkat-atas (top-level keys).
Adapun bagian pokok dari registry adalah sebagai berikut :
  • HKEY_CLASSES_ROOT
  • HKEY_CURRENT_USER
  • HKEY_LOCAL_MACHINE
  • HKEY_USERS
  • HKEY_CURRENT_CONFIG
  • HKEY_DYN_DATA
Setiap kunci akar mempunyai anak kunci (sub-keys) dan setiap anak kunci masih mempunyai pembagian anak kunci-anak kunci lagi. Peringkat kunci terbawah sekali dari cabang ini adalah nilai (value). Kunci dan nilai, keduanya memiliki data, dimana data memiliki nilai biner (binary) atau string ASCII.
  • HKEY_CLASSES_ROOT
HKEY_CLASSES_ROOT adalah bagian paling utama pada registry. Bagian ini merupakan kumpulan yang mengepalai kunci akar. Windows merupakan kumpulan .ini untuk mengurus semua jenis file. Sebagai contoh, tempat dimana file jenis BMP dikenal pasti dan akan dibuka dengan program Windows "Paint". Karena banyaknya file yang berlainan jenis, daftar kunci dibawah HKEY_CLASSES_ROOT akan kelihatan begitu panjang. Jika anda memasang program baru, daftar ini akan menjadi semakin panjang.
  • HKEY_CURRENT_USER
HKEY_CURRENT_USER merupakan tempat untuk menyimpan pengaturan tentang pengguna yang sedang mengoperasikan komputer. HKEY_CURRENT_USER adalah nama lain bagi HKEY_USERS. Jika penguna sekarang mengubah sesuatu seperti wallpaper, misalnya, Windows atau program akan menyimpan terlebih dahulu pengaturan tersebut di bawah HKEY_CURRENT_USER. Setelah pengguna sekarang log-off dari komputer, windows akan menyimpan semua konfigurasi tadi kedalam profil di bawah HKEY_USERS secara permanen. Tujuannya ialah untuk memastikan setiap perubahan yang dilakukan hanya akan memberikan kesan pada pengguna sekarang saja dan tidak pada setting bagi pengguna-pengguna lain.
  • HKEY_LOCAL_MACHINE
HKEY_LOCAL_MACHINE mengandung semua pengaturan tentang hardware yang dipasang. Semua pengaturan yang tersimpan adalah untuk semua pengguna.
  • HKEY_USERS
HKEY_USERS memiliki semua data pengaturan pengguna komputer. Pengaturan setiap pengguna (jika anda memasang lebih dari satu pengguna) akan disimpan dalam profil masing-masing. Profil-profil ini memiliki perbedaan pengaturan pada wallpaper, sound, warna yang digunakan. screen saver, dan lain-lain.
  • HKEY_CURRENT_CONFIG
HKEY_CURRENT_CONFIG adalah nama lain bagi HKEY_LOCAL_MACHINE>Config>nnnn. nnnn ialah nomor profil yang mengandung profil hardware yang dipasang. Setiap profil mempunyai kunci tersendiri yang dipanggil 0001, 0002, dan sebagainya, berdasarkan di mana kita menyimpan konfigurasi profil.
  • HKEY_DYN_DATA
HKEY_DYN_DATA (tidak terdapat dalam Windows NT/2000/XP) berfungsi sedikit berbeda dengan kunci-kunci yang lain. Kunci ini adalah salinan sementara yang diperlukan supaya Windows dapat mengakses data registry dengan cepat. Ia dibuat pada waktu komputer dihidupkan (boot) dan akan disingkirkan setelah komputer dimatikan (shutdown). Terdapat 2 anak kunci yang terdapat dibawahnya yaitu Config Manager yang menyimpan pengaturan konfigurasi hardware seperti yang dapat dilihat pada Plug-And-Play Configurasi Manager. Anak kunci yang satu lagi dipangil PerfStats yang mengandung pengaturan tentang komponen network.
Baca Selengkapnya...

Sekilas Mengenai Registry


Istilah registry di kalangan pengguna komputer (komputer maniak) sudah tidak aneh lagi. Namun, ternyata bagi sebagian orang awam, registry masih menjadi istilah asing.

Apa sih registry itu? mungkin anda pernah melihat tampilan nama-nama icon di dekstop dengan nama yang tidak lazim. Misal, yang lazimnya tertulis Recycle Bin, tetapi di desktop tertulis tempat sampah, atau pada petunjuk jam yang lazimnya tertulis 10:00AM, tetapi tertulis 10:00pagi, atau anda juga pernah mendapatkan sebuah tampilan di dekstop tanpa icon satu pun. Nah, semua modifikasi tersebut dilakukan melalui registry.

Tentu saja, selain untuk memodifikasi tampilan seperti contoh di atas, registry juga dapat dengan leluasa melakukan pengaturan pada windows, baik itu pada dekstop, tampilan awal, atau start menu. Juga untuk mengubah cara kerja aplikasi tertentu, mengubah efek visual atau icon, dan masih banyak lagi fungsi-fungsi lainnya termasuk melakukan cheat ketika bermain games. Namun, menurut Microsoft dalam situsnya http://support.microsoft.com/, pengertian registry adalah pusat susunan database yang digunakan oleh windows 9x ke atas untuk menyimpan informasi ataupun mengkonfigurasi aplikasi, perangkat keras, dan sejumlah pengguna.

Informasi dari registry terus diakses oleh windows untuk mengetahui profil pengguna, aplikasi yang diinstal di komputer dan dokumen apa yang bisa dibuat oleh aplikasi tersebut, pengaturan dari folder dan icon, perangkat lunak yang dipasang, dan port yang sedang dipakai. Registry menggantikan hampir semua .ini file yang digunakan oleh konfigurasi Windows 3.x dan MS-DOS, seperti autoexec.bat dan config.sys. Meskipun registry ini terdapat di semua versi Windows, tetapi tiap versi mempunyai perbedaan tersendiri.
Baca Selengkapnya...

on Sabtu, 17 April 2010

Hardisk dan Optical Disk

Mengenal teknologi dan perkembangan hardisk.

Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time.
Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

Sejarah Perkembangan Harddisk

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.
Trend Perkembangan HardDisk

Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :

a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan



Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.

b. Struktur head baca/tulis

Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Hardisk atau bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau cukup hardisk saja, adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer. Hard disk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut. Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kece¬patan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data. Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik. Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA. A.. Jenis-Jenis Hardisk ATA AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu¬bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer. ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer. Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta. SATA SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling¬kungan multitask. Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng¬gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s. Beberapa fitur SATA adalah: SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA. SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing. Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA. Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan. SCSI SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya. Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite¬rapkan di semua tipe hardware. Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm. Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya. Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.

OPTICAL DISK

Optical disk tidak menggunakan bahan yang bersifat magneti sama sekali. Optical disk menggunakan bahan spesial yang dapat diubah oleh sinar laser menjadi memiliki spot-spot yang relatif gelap atau terang. contohnya dar optical disk ini adalah CD-RW dan DVD-RW. Teknologi optical disk ini dibagi menjadi dua yaitu:
1. Phase-change disk. Disk ini dilapisi oleh bahan yang dapat mengkristal(beku) menjadi crystalline(serpihan-serpihan kristal) atau menjadi amorphous state(bagian yang tak berbentuk). Bagian crytalline ini lebih transparan, karenanya tembakan laser yang mengenainya akan lebih terang melintasi bahan dan memantul dari lapisan pemantul. Drive Phase-change disk ini menggunakan sinar laser dengan kekuatan yang berbeda. sinar laser dengan kekuatan tinggi digunakan melelehkan disknya kedalam amorphous state, sehingga dapat digunakan untuk menulis data lagi. sinar laser dengan kekuatan sedang dipakai untuk menghapus data denga cara melelehkan permukaan disknya dan membekukannya kembali ke dalam keadaan crytalline, sedangakan sinar laser dengan kekuatan lemah digunakan untuk membaca data yang telah disimpan.

2. Dye-Polimer disk. Dye-polimer merekam data dengan membuat bump (gelombang) disk dilapisi dengan bahan yang dapat enyerap sinar laser. sinar laser ini membakar spot hingga spot ini memuai dan membentuk bump(gelombang). Bump ini dapat dihilangakan atau didatarkan kembali dengan cara dipanasi lagi dengan sinar laser.
· Karakteristik

- tidak menggunakan bahan magnetik

- dibaca dengan menggunakan laser
Baca Selengkapnya...

on Selasa, 20 Januari 2009

Cara cara untuk mempercepat windows XP:
Matikan service yang tidak diperlukan.
Beberapa service yang dapat anda disable misalnya:
- Automatic Update
- Clipbook
- Computer Browser
- Distributed Link Tracking Client
- Fast User Switching
- Help and Support
- (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
- Human Interface Access Devices
- Indexing Service
- IPSEC Services
– Messenger

- Netmeeting Remote Desktop Sharing
- Portable Media Serial Number
- Remote Desktop Help Session Manager
- Remote Procedure Call Locator
- Remote Registry
- Remote Registry Service
- Secondary Logon
- Routing & Remote Access
– Server
– Telnet
- TCP/IP NetBIOS Helper
- Upload Manager
- Universal Plug and Play Device Host
- Wireless Zero Configuration
-(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
– Workstation

Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang trick yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Trick ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. "msconfig.exe" >ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik "ConservativeSwapfileUsage=1"
6. Klik OK

Menghilangkan Recent Document
- Start>Run “gpedit.msc”
- klik Administrative Templates di bawah User Configuration
- klik Start Menu and taksbar
- klik Do not keep history of recenly opened documents
- pilih enabled

Mempercepat akses Folder
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.
1. Start>Run>regedit
2. "HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem"
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih 'DWORD Value'
4. Bikin DWORD Value dengan nama 'NtfsDisableLastAccessUpdate'
5. Klik kanan pada value baru terus pilih 'Modify'
6. Ubah data menjadi '1'
Klik 'OK'

Sebulan sekali lakukan disk cleanup.Caranya:
• klik kanan drive C:
• pilih properties
• klik tombol disk cleanup
• hapus seluruh temporary file

Jangan partisi hardisk anda lebih dari 1, misalnya drive C dan D. Lebih efisien bila anda membuat hanya 1 partisi, misalnya hardisk 80 MB, dipartisi hanya 1 untuk drive C saja.
Jika dengan cara-cara ini, komputer masih lambat bin Lelet, rasanya lebih baik kalau Windows XP nya di reinstall ulang. Sebelum reinstall, ingat-ingat: backup data-data penting anda, driver-driver pendukung harus siap terlebih dahulu.

Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya (disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikannya:

a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) "Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching."
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to "C: subfolders and files"
f. Klik tombol OK.

Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options
d. Klik tab View
e. Geser / gulung ke bawah menuju “Launch folder windows in a separate process“, aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.
Baca Selengkapnya...